Riza Amelia Sari (kiri), Nur Fiqi Ilmia (tengah), dan Siti Fatimah (kanan).

Ajang semarak Tarbiyah dalam rangka memperingati 50th IAIN Tulungagung, DEMA-FTIK menyelenggaArakan berbagai perlombaan, diantaranya LKTI, Singer Islami, Debat Pendidikan, Volly dan MTQ. Tadris Fisika mengirim perwakilan hampir ke semua lomba. Pada lomba Debat Pendidikan KMJ Tadris Fisika mengirim satu perwakilan tim yang terdiri dari kelas Tadris Fisika 2A dan 2B, mereka adalah Riza Amelia Sari sebagai pembicara I, Nur Fiqi Ilmia sebagai pembicara II, dan Siti Fatimah  sebagai pembicara III.

Prestasi yang membanggakan diraih oleh Tim dari Fisika. Tim perwakilan Tadris Fisika berhasil keluar sebagai JUARA I. Kemenangan ini diraih dengan perjuangan yang tidak mudah. Pada babak I Tadris Fisika melawan PAI, dikarenakan PAI tidak mengirimkan delegasinya Tadris Fisika melaju kebabak selanjutnya melawan Tadris Kimia. Kesiapan terkait materi perdebatan berupa mosi pendidikan anak-anak TKI dan daerah perbatasan belum optimal membuat Tadris Fisika dapat lolos dibabak penyisihan.

Pada babak II Tadris Fisika melawan Tadris Bahasa Inggris, ini merupakan tantangan yang cukup berat bagi riza dkk. Hal ini dikarenakan lawan mereka dari tim Tadris bahasa Inggris lebih berpengalaman. Dengan semangat optimisme yang tinggi dari Tadris Fisika, Tadris Fisika berhasil menang dengan skor akhir terpaut selisih 2 angka saja dari tim Tadris Bahasa Inggris.  Tadris Fisika berhak maju ke babak final dan menyisihkan Tadris Bahasa Inggris dari mosi perdebatan penggunaan internet sebagai mendia utama belajar bagi siswa. Juri memutuskan memilih tim Tadris Fisika sebagai tim yang berhak maju ke babak final karena dalam perdebatan argument tim Tadris Fisika dikuatkan dengan sumber dan data-data yang faktual.