Mahasiswa jurusan tadris fisika menunjukkan kompetensinya dalam aktif mengikuti kegiatan ilmiah pada bidang fisika. Hal ini dilakukan sebagai bentuk peran aktif mahasiswa untuk menyongsong generasi milenial yang aktif dalam kegiatan ilmiah dalam upaya meningkatkan kompetensi menghadapi revolusi industri 4.0. Kegiatan yang diikuti tim mahasiswa atas nama Binti Dwi Suryani lupa, Siti Afidatul dan Okky Aghna M kali ini adalah Physic Summit competition yang yang diadakan oleh ITS . Physics Summit Paper Competition (PSPC) adalah wadah generasi muda untuk mengembangkan teknologi menghadapi Revolusi Industri 4.0 dalam bentuk karya tulis ilmiah. Pada tahun 2019 ini, PSPC sudah memasuki kali ke tiga dalam penyelenggaraannya. PSPC menjadi wadah untuk menyampaikan gagasan atau ide kreatif dan inovatif dalam menyelesaikan masalah masyarakat pada Revolusi Industri 4.0 berbasis teknologi. Tema PSPC 2019 yaitu “Pengembangan Teknologi dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0” dengan subtema Teknologi Pangan & Kesehatan, Infrastruktur & Logistik, Teknologi Pengelolaan Lingkungan, Teknologi Informasi & Komunikasi, serta Energi Terbarukan. Tema ini diharapkan mampu menyelesaikan masalah masyarakat pada era Revolusi Industri 4.0 berbasis teknologi.

Mahasiswa tadris fisika lolos menjadi 10 finalis di tingkat nasional yang diumumkan pada tanggal 10 Agustus 2019. Meskipun pada kegiatan ini mahasiswa jurusan tadris fisika belum mampu menjadi juara tapi langkah masuk pada 10 finalis terbesar se-indonesia menjadi motivasi tersendiri dan pengalaman yang baru bagi mahasiswa untuk semakin berkembang dan mengikuti kegiatan-kegiatan ilmiah serupa.